MERAUKE, STRATEGIMILITER.id – Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan kemampuan personel menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) XI menggelar rapat koordinasi dan sosialisasi mengenai Standar Operasional Prosedur (SOP) serta tugas Aparatur Teritorial (Apter) dan Babinpotmar di wilayah desa pesisir. Kegiatan ini berlangsung di Ruang Rapat Ster Kodaeral XI, Merauke, Jumat (30/10/2026).
Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari perintah langsung Komandan Kodaeral XI, Laksamana Muda TNI Joko Andriyanto, S.T., M.Tr.Hanla., M.A.P., kepada Aster Dankodaeral XI, Kolonel Marinir Budi Setiarso. Tujuannya adalah untuk mendongkrak kesiapsiagaan serta kemampuan personel Apter dan Babinpotmar dalam melakukan langkah-langkah pencegahan serta penanggulangan Karhutla, khususnya di wilayah desa pesisir binaan.
Rapat koordinasi dan sosialisasi ini diikuti oleh Kadister Kodaeral XI Kolonel Laut (P) Rudi Iskandar, Paur Diklat Dister Kodaeral XI, Babinpotmar Sermayam, Babinpotmar Lampu Satu, Babinpotmar Urumb, serta sejumlah personel Staf Teritorial (Ster) dan Dinas Teritorial (Dister) Kodaeral XI.
Dalam kegiatan tersebut, para personel dibekali sejumlah materi penting. Di antaranya meliputi prosedur penanggulangan Karhutla di wilayah desa pesisir, siklus penanggulangan, metode penyuluhan dan pengawasan, sistem deteksi dini, mekanisme pelaporan, hingga tindakan cepat terhadap potensi kebakaran. Selain itu, sosialisasi juga membahas pengorganisasian tugas, mekanisme koordinasi dengan instansi terkait, serta penjabaran tanggung jawab Apter/Babin dalam mendukung upaya pencegahan di wilayah binaan masing-masing.
Melalui pembekalan ini, para personel diharapkan dapat memahami secara menyeluruh prosedur dan mekanisme penanganan Karhutla, mulai dari tahap pencegahan, kesiapsiagaan, deteksi dini, hingga tindakan penanganan awal secara cepat dan tepat. Langkah nyata ini menjadi bagian dari pelaksanaan tugas TNI AL dalam mendukung stabilitas keamanan wilayah maritim sekaligus menjaga kelestarian lingkungan, khususnya di kawasan pesisir Bumi Animha.
[SM/Rel]












