Berita  

Perkuat Penanggulangan Karhutla, BRI Cabang Sanggau Serahkan 50 Unit Pompa Alkon ke Kodim 1210/Landak

Oplus_131072

STRATEGIMiliter. Id. Landak Kalbar- Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Sanggau melalui program BRI Peduli menyerahkan bantuan alat pemadam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) berupa 50 unit Pompa Air Alkon kepada Kodim 1210/Landak.

Penyerahan bantuan dilaksanakan pada Senin, (28/9/2026 bertempat di Koramil 1210-06/Ngabang, Jl. Pemuda, Desa Hilir Kantor, Kecamatan Ngabang, Kabupaten Landak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Landak yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan Benediktus, S.E.M.Si, Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo,S.Hub.Int., M.I.P, Kapolres Landak yang diwakili Kabag Ops Polres Landak Kompol Imbang Sulistyono, S.H., M.H., Pimpinan BRI Cabang Sanggau Tri Adhitanu Widjaya, Pimpinan BRI Unit Ngabang Bram, Plt. Kapolsek Ngabang Iptu Rinto,S.Sos., S.H., Manggala Agni Kabupaten Landak Donatus, perwakilan BPBD Kabupaten Landak, Camat Ngabang yang diwakili Kasi Trantib Pak Iyot, Perwira Staf Kodim 1210/Landak, serta Danramil jajaran Kodim 1210/Landak.

Dalam sambutannya, Dandim 1210/Landak Letkol Inf. Doni Prasetyo menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada BRI atas bantuan 50 unit Alkon mini tersebut.

Menurutnya, bantuan ini sangat bermanfaat karena bentuknya kecil, praktis, mudah dimobilisasi, dan dapat digunakan di lokasi kebakaran yang sulit dijangkau kendaraan roda empat.

“Dalam penanganan Karhutla sebelumnya, kami menghadapi berbagai kendala di lapangan, terutama akses menuju titik api yang sulit, lokasi kebakaran yang tersebar, keterbatasan sumber air, serta sulitnya melakukan pengeboran sumur di lokasi yang titik apinya berpindah-pindah,” ujar Dandim.

Ia menjelaskan, Alkon bantuan BRI ini nantinya akan diinventarisasi oleh Kodim dan didistribusikan ke masing-masing Koramil jajaran. Meskipun menjadi inventaris satuan, penggunaannya diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat luas.

“Penggunaannya diperuntukan bagi kepentingan masyarakat dan penanggulangan Karhutla, sehingga dapat digunakan oleh kecamatan, desa, Polsek maupun unsur terkait lainnya sesuai kebutuhan dan tetap melalui koordinasi serta pertanggungjawaban yang jelas,” tegas Letkol Doni.

Ia menambahkan, Kabupaten Landak memiliki potensi Karhutla yang berulang setiap tahun, terutama saat musim kemarau dan di wilayah lahan gambut. Oleh karena itu diperlukan kesiapsiagaan, koordinasi dan sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, masyarakat, perusahaan serta pihak swasta.

Sementara itu Bupati Landak yang diwakili Staf Ahli Benediktus, juga menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepedulian BRI.

Ia mengakui berdasarkan hasil pemantauan kualitas udara, masih terdapat beberapa kecamatan di Landak yang berada dalam kondisi tidak sehat hingga sangat tidak sehat akibat kabut asap.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Landak, saya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada BRI melalui program BRI Peduli yang telah menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab sosial kepada masyarakat,” ujarnya.

Benediktus menegaskan, bantuan tersebut bukan hanya dilihat dari nilai atau jumlahnya, tetapi yang lebih penting adalah kepedulian, kehadiran, dan semangat gotong royong.

“Pemerintah tidak mungkin bekerja sendiri. Pembangunan daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat membutuhkan kolaborasi dari seluruh unsur, baik pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, lembaga keuangan, maupun masyarakat itu sendiri,” katanya.

Pimpinan BRI Cabang Sanggau, Tri Adhitanu Widjaya dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian dan kontribusi nyata BRI terhadap kondisi lingkungan serta upaya penanggulangan bencana Karhutla di Kalimantan Barat, khususnya di Kabupaten Landak.

“Sebagai bentuk dukungan nyata, BRI menyerahkan bantuan berupa 50 unit pompa air beserta kelengkapannya yang diharapkan dapat digunakan oleh para petugas di lapangan, baik dari unsur TNI, Polri, BPBD, maupun instansi terkait lainnya,” ungkap Tri.

Ia juga menyebutkan Kodim 1210/Landak merupakan salah satu mitra strategis BRI di Kabupaten Landak. Pihaknya berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam menghadapi tantangan di bidang lingkungan dan kebencanaan.

“Kami berharap bantuan ini tidak hanya untuk penanganan Karhutla saat ini, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan penanggulangan bencana lainnya di masa mendatang,” tutupnya.

Dengan adanya bantuan 50 unit Alkon mini ini, diharapkan penanganan Karhutla di Kabupaten Landak dapat lebih cepat, lebih fleksibel, dan mampu menjangkau titik-titik api yang sebelumnya sulit dijangkau.

Sumber: Kodim 1210/Ldk

Editor: Man

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *