JAKARTA, STRATEGIMILITER.id – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan kunjungan kerja ke Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 937/Satria Kalijaga, di Kabupaten Demak, Jawa Tengah, Jumat (3/7/2026). Kunjungan dilakukan untuk melihat secara langsung semangat serta kerja keras para prajurit muda yang tengah mempersiapkan diri menempati pangkalan baru.
Dalam sambutannya, Menhan menekankan pentingnya menjaga semangat pengabdian, meningkatkan profesionalisme, serta memperkuat kedekatan dengan rakyat sebagai jati diri prajurit TNI.
Kepada para prajurit, Menhan mengingatkan bahwa Demak memiliki nilai sejarah dan religius yang tinggi. Oleh sebab itu, prajurit diminta untuk senantiasa menghormati masyarakat setempat.
Menhan menegaskan bahwa setiap prajurit TNI Angkatan Darat merupakan tentara rakyat. Seluruh perlengkapan yang digunakan berasal dari negara yang dibiayai oleh rakyat. Karena itu, prajurit memiliki kewajiban untuk membalas kepercayaan tersebut melalui pengabdian yang tulus dalam melindungi dan membela kepentingan rakyat serta menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain profesionalisme, Menhan mengingatkan pentingnya menjaga persatuan di lingkungan TNI. Para prajurit berasal dari berbagai suku, agama, dan latar belakang, namun setelah menjadi prajurit TNI, seluruhnya bersatu sebagai prajurit bangsa Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai Bhinneka Tunggal Ika.
Mengakhiri arahannya, Menhan berpesan agar seluruh prajurit senantiasa memegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan mengamalkan Delapan Wajib TNI dalam setiap pelaksanaan tugas. Menhan juga menekankan pentingnya disiplin, kekompakan, loyalitas kepada pimpinan, serta menghindari segala bentuk perselisihan dengan sesama aparat maupun masyarakat.
Dalam kunjungan tersebut, Menhan didampingi Wakil Panglima TNI, Wakil Kepala Staf Angkatan Darat, Kabaloghan Kemhan. (Biro Infohan Setjen Kemhan)












